Rabu, 01 Desember 2010

Cerita Doang


Ternyata memang benar , saat kita suka sama seseorang , dan kita minta bantuan kepada “makcoblang” , agar kita bisa jadian sama orang yang kita suka tersebut , malah bisa jadi berbalik. Justru malah “makcomblang” tersebut yang jadia sama kita kita. Tapi kali ini berbeda , gue mau ngasih nama “mascoblang” . Ya , “mascomblang” Yang awalnya mampunyai tugas untuk comlangin seorang cwe dengan cwo yang ditaksir cwe tersebut , kini “mascomblang” tersebut malah menyukai cwe tersebut. “Mascoblang “ ini bernama Rava. Dan cewe tersebut bernama Vara . Sayangnya , Rava menyukai Vara saat status Rava masih berpacaran dengan Dyan. 
 
Rava dan Vara adalah teman satu SD . Saat SD , Rava adalah pindahan dari Palembang . Rava pindah saat kelas 3 SD. Rava pun satu kelas dengan Vara. Saat mereka SD , mereka tidak pernah akur. Rava terkenal dengan sifatnya yang kasar dan keras. Sedangkan Vara , terkenal dengan sifatnya yang juga keras . Lebih – lebih dia sangat membenci Rava. Dulu , mereka sering saling mengejek dan parahnya pernah saling memukul.

Tapi semua sudah berlalu . Mereka sudah meranjak menjadi seorang anak remaja. Yang mulai mengenal arti sebuah kasih sayang . Memang tak wajar dengan usia meraka . Tetapi , yang namanya remaja , pasti mempunyai rasa penasaran yang sangat tinggi. Begitu pula yang terjadi pada Rava dan Vara . Saat ini Rava dan Vara menduduki bangku 2 SMP . Kali ini , Rava dan Vara tidak sekelas , tetapi mereka satu sekolah. Dan Vara sekelas dengan Dyan , kekasih Rava. Bahkan mereka berdua bisa dibilang dekat saat dikelas. Mereka sering bercanda bareng , saling sharing satu sama lain , layaknya pertemanan pada umumnya. 

 
Pada tanggal 20 Februari 2010, saatnya ulangan praktek TIK . Seluruh anak kelas 8 pun , datang ke sekolah . Saat ingin mengambil nilai ulangan praktek , Vara melihat Rava . “Hey, Raka mau ngapain ?? Ini , lho ada Dyan disini .” Dengan sangat enteng Rava hanya mengatakan “mana ? “ Sambil berlalu begitu saja. Vara tampak kesal , karna omongannya tidak ditanggapi serius oleh Rava. Kekesalannya pun tak berlangsung lama. 
 
Ternyata Rava datang ke sekolah , karena mengikiuti exkul bola. Terlihat Rava sangat serius berlatih bola . Selain mengikuti exkul bola , Raka juga mengikuti exkul basket . Nampaknya Raka baru mengikuti kegiatan exkul bola ini. Dari jauh , Nampak Dyan , yang sedang memperhatikan kekasihnya itu. Dyan memang bisa dibilang cuek dengan Rava . Saat bertemu disekolah saja , Dyan tidak berani menatap wajah Rava. Mungkin malu . Dan mereka pun juga tidak pernah terlihat mengobrol ketika disekolah . Hebatnya , Rava tetap terlihat sayang dengan Dyan . Padahal , bisa dibilang Rava itu cowo yang cepat bosan dengan tipe cewe seperti Dyan . Lalu , orang – orang memandang Rava sebagai seorang playboy . 
  
Ujian praktik TIK pun selesai . Saatnya bagi murid – murid kelas 8 kembali ke rumah . Termasuk Vara . Saat tiba di rumah Rava tampak sangat lelah . Dia sudah berniat ingin tidur siang dahulu . Tiba – tiba sebelum tidur , Handphone Vara berdering . Dilihatnya , ternyata pesan dari Rava . 
 
Rava : “Vara , lo ada dimana sekarang ?? “ 
 
itu adalah isi pesan Rava. “ Ah , si Rava . Ada apa sih dia ? Gak tau apa gue lagi capek ? Nanti ajalah balesnya . Palingan juga gak penting .” Jerutu Vara . Akhirnya Vara tertidur pulas siang itu.

Pukul 15.30 WIB , Vara sudah bangun . Ia langsung teringat dengan pesan yang tadi Rava kirim padanya . Vara pun segera membalasnya . 
 Vara : “ Maaf baru bales . Gue baru bangun tidur . Gue lagi di rumah . Kenapa , Va ?” Isi pesan Vara. 
 
Palingan juga sms gue gak dibales sama , Rava . “ ucap Vara . Tak lama kemudian , handphone Vara berdering kembali . Ternyata itu pesan dari Rava . 
 
Rava: “ Oh , gapapa . Tadi Dyan di sekolah ngomongin gue apa enggak , Ra ?”
 
Tanpa fikir panjang Vara membalas . 
 
Vara :“ Tadi disekolah Dyan sama sekali gak ngomongin lo .” 
 
Vara langsung berfikir . Pasti Rava kecewa dengan jawabannya . Tak lama Rava membalas lagi pesan dari Vara .

Rava : “ Gitu ya ? Gue udah bosen nih , sama Dyan . Dia cuek banget sama gue . Tolong bantuin gue cariin cewe dong !”

Vara kaget membaca isi pesan Rava tersebut . “Kalau salah satu udah ada yang bosen . Pasti hubungan mereka ke depan akan kacau .” fikir Vara .
Mereka pun akhirnya serius membalas pesan satu sama lain .

Vara : “ Lo gak boleh gitu . Setahu gue , walau Dyan cuek , dia tetep sayang sama lo . Dia kan suka cerita sama gue , Va .” 
 
Rava : “ Tapi gue udah gak tahan sama dia . Cuek banget . Ayolah bantuin gue cari cewe , Ra . Please .”

Vara : “ Hmmm .. Oke . Tapi gua gak tau tipe cewe lo . Mendingan lo balikan aja sama Lia ?”

Lia adalah mantan Rava . 
 
Rava : “ Aah , Lia aja gak nganggap gue mantannya , Ra . “

Vara : “ Yaah . Yaudah , gua gak tau tipe cewe lo bagaimana ?”

Rava : “ Hmmm .. Gimana kalau lo aja yang jadi cewe gue ? Mau gak ? “


Hahahahaha …” Vara kaget saat membaca isi pesan itu . “ Yaampun , Rava ngawur banget nih ngomongnya .” kata Vara .

Vara : “ Hahahaha … Rava nih , kalau bercanda suka kelewat batas . “

Rava : “ Gue gak bercanda , Vara. Gue serius ! “ 
 
Vara : “ Tapi kan , lo cowonya Dyan , Va . Gue takut dicap sebagai perebut .”

Rava : “ Nanti kan dia gue putusin dulu , sebelum kita jadian . Lo mau gak jadi cewe gue ?”

Vara : “ Lo yakin ?? Lo serius ?? ”

Rava :” Iya , Vara . Ngapain gue main – main ? Gue serius ?? “

Vara : “ Emang lo suka sama gue ?”

Rava : “ Iya , gue suka sama lo, Ra .”



Vara terdiam . “ Dia beneran serius gak , ya ? Kalau gue terima gue takut Dyan sakit hati .“ Akhirnya , Vara menelfon sahabatnya yang bernama Dina . Kebetulan rumah mereka hanya beda satu gang . Vara menyuruh Dina untuk datang ke rumahnya , untuk membantunya berfikir . 
 
Dina tiba di rumah Vara . “ Vaaraaaa … “ teriak Dina . “ Iya , masuk aja , cepat kemari !” Sahut Vara . “ Gimana ceritanya , Var ? “ tanya Dina . Vara memulai ceritanya , iya menceritakan yang tadi terjadi seperti apa pada Dina. Dina pun nampak kaget mendengar cerita Vara . 
 
Tak lama , Rava sms Vara lagi . Mereka melanjutkan pembicaran itu dengan lebih serius .

Rava : “ Gimana Ra ? Mau gak jadi cewe gue ?”

Vara : “ Gue takut nyakitin perasaan Dyan nantinya , Va ! ”

Rava : “ Yaudah deh , kalau lo gak mau , gue cari yang lain aja . Gue cari cewe dulu , baru nanti cewe gue , gue putusin . “

Vara : “ Salah , Va. Seharusnya , lo putusin cewe lo dulu . Baru lo cari cewe lagi . Cewe itu sukanya begitu . Gue pun juga sukanya begitu .”

Rava : “ Berarti , kalau gue putusin Dyan dulu , lo baru mau sama gue ? “

Aduh , kayanya gue salah ngomong nih . Rava udah mikir yang macem – macem .” ucap Vara . “ Menurut gue , lo coba aja nerima Rava jadi cowo lo, Var. Apa salahnya kalau dicoba dulu ?” sahut Dina . “ Hmmm .. Iya juga sih . Menurut gue, Rava gak seburuk apa yang kita fikirkan selama ini . “ “ Yaudah Terima aja , Var .” suruh Dina . “ Hmmm .. Oke. “ ucap Vara setuju. 
 
Vara : “ Hmmm .. Gak gitu juga maksud gue , Va .”

Rava : “ Oke . Sekali lagi , lo mau gak jadi cewe gue .” 
 
Vara : “ Tapi , bener lo serius , Va ?” 
 
Rava : “ Iya , Vara gue serius . Ngapain coba kalau gue main – main ?”

Vara : “ Yaudah , kita jalanin aja dulu . Kalau cocok ya lanjut . Kalau enggak ya kita udahan aja .”

Rava : “ Jadi , sekarang kita pacaran ?”

Vara : “ Iya .”

Rava : “ Kita kalau smsan make aku – kamu , ya ?”

Vara : “ Iya , terserah aja .”

Rava : “ Oke , kalau gitu aku boleh manggil kamu sayang ?”

Vara terdiam , ketika membaca pesan singkat terakhir dari Rava . Ia bertanya pada Dina harus menjawab apa pada Rava . Saking gugupnya tadi , yang membalas semua sms Rava adalah Dina . “ Din , bales apa nih ?” tanya Vara. “ Ya lo mau gak dipanggil sayang ?” Dina berbalik tanya . “ Gak mau ah , gak biasa .” kata Vara . “ Yaudah , bilang aja lo gak mau . Tapi ngomongnya jangan nyinggung . “ saran Dina. 
 
Vara : “ Hmmm .. Maaf ya , bukannya Aku enggak mau . Tapi aku belum biasa dipanggil sayang .”

Rava : “ Oh . Iya gapapa kok . Kamu nerima aku juga aku udah bersyukur.”

Vara : “ Hahaha .. Iya , Rava . “
Rava :

Akhirnya mereka pun menjadi sepasang kekasih . Pada akhirnya Dyan diputusin oleh Rava . Namun , Dyan belum mengetahui , bahwa Rava memutuskannya karna ingin menjalin kasih dengan Vara .

Tidak ada komentar:

Posting Komentar